• Mon. Oct 26th, 2020

RAS Didi: Tim Rajawali (Masih) Bersama Kami

BySteven Supit

Aug 24, 2020
images (6)
RAS DIDI SJAFII
RAS DIDI SJAFII

MANADOLINK – Kian santernya isu keretakan di tubuh Paula-Ai (PAHAM), akhirnya direspon bijak kubu pasangan tersebut.

Koordinator Relawan PAHAM, RAS Didi Sjafii masih saja mengklaim, posisi tim Rajawali besutan Maikel Towoliu, tidak ada yang berubah. Bahkan diyakini politikus kawakan ini, apapun isu dan kejadian yang ada, hingga segelintir orang dalam tubuh Rajawali bereaksi dianggap adalah perisiwa biasa dalam dunia politik.

“Saya pribadi nasih meyakini bahwa tim Rajawali tetap bersama dengan seluruh relawan PAHAM,” tegas Sjafii.

Keyakinan dedengkot politik kubu PAHAM ini cukup beralasan. Menurut dia, tim Rajawali memiki militansi yang tinggi. Untuk itu kata Sjafii, loyalis Rajawali tetap berjuang bersama dan pastinya mengabaikan isu miring yang menyeruak. ” Saya melihat tidak ada keretakan, kareba keyakinan saya sikap ksatria Rajawali tetap bersama dengan GSVL hingga habis periode walikota. Artinya, Rajawali akan mendukung setiap kebijakan GSVL hingga berakhir masa jabatannya,” paparnya.

Seperti dikutip dalam situs berita Sulutexpress.com  terendus kisah di mana salah satu tim pendukung paslon, yakni Tim Rajawali, mulai digerogoti oleh sejumlah oknum.

Tim Rajawali besutan Maikel Towoliu SH (MiTo) yang pernah turut mengantar pasangan GS Vicky Lumentut (GSVL) dan Mor D Bastian (MDB) menjadi Waikota dan Wakil Walikota Manado 2016 2021 itu, terkesan terus diincar lawan.

“Entah ada apa, tim Rajawali diisukan yang tidak tidak. Mungkin tim ini terlalu kuat disamping GSVL, sebab tim ini hingga kini masih mengawal kepemimpinan GSVL. Tapi dari sasus yang beredar, tim ini mulai digerogoti oleh lingkaran dalam GSVL sendiri,” cerita salah seorang anggota tim kepada awak media.

Bahkan, kuat dugaan beberapa anggota tim Rajawali yang kini berada di dalam tubuh Pemkot Manado, mulai digeser – geser. Imbasnya, kekecewaan anggota tim Rajawali termasuk para petingginya mulai terasa.

Tommy Sumelung, PLH ketua tim Rajawali, ketika dimintai tanggapan tak menampik berkembangnya kabar tersebut.

Tomsu sapaan akrabnya menduga ada sekelompok orang hanya dalam kepentingan tertentu sementara memainkan kondisi ini.

“Kami menduga ada sekelompok orang yang ingin menyingkirkan kami, apalagi kami memang jarang bertemu dengan GSVL kecuali ada hal yang mendesak,” tegasnya.

Dikatakan, tim Rajawali mencurigai justru ada indikasi melemahkan kekuatan GSVL dalam rangka memenangkan paslon Paula Runtuwene dan Harley Mangindaan (PAHAM).

Betapa tidak, disaat pilwako makin dekat, harusnya saling merangkul bukan malah menjatuhkan.

“Kami RAJAWALI sangat menyesali gerakan kelompok ini, jelas sangat merugikan kepentingan pak GSVL ke depan dan secara otomatis berdampak pada pilwako nanti. Pekan depan kami akan melakukan konsolidasi, untuk menentukan arah politik di pilwako manado,” ucapnya.