Politeknik Negeri Manado Diterpa Dugaan Skandal Proyek
Berita Utama

Politeknik Negeri Manado Diterpa Dugaan Skandal Proyek

Direktur Politeknik Negeri Manado Ir. Ever N Slat, MT
Direktur Politeknik Negeri Manado Ir. Ever N Slat, MT

MANADOLINK –Politeknik Negeri Manado belakangan ini mendapat ujian. Bagaimana tidak, menyeruak kabar adanya dugaan skandal proyek di perguruan tinggi yang dipimpin Ir. Ever Notje Slat, MT.

Informasi yang didapatkan media ini, adanya dugaan permainan pekerjaan proyek yang melibatkan oknum pegawai berinisial SL alias Shal dengan sejumlah perusahaan pada paket proyek pengadaan di lingkungan Politeknik, khususnya Jurusan Akuntansi.

images (1)Menariknya lagi, informasi tersebut menyebutkan berasal dari temuan Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada penggunaan dana Anggaran Pengadaan Bahan Praktek Semester Ganjil/Genap Jurusan Akuntansi.

Dari data yang ada disebutkan, kejanggalan sejak Paket Pekerjaan Pengadaan Bahan Praktek Semester Ganjil/Genap Jurusan Akuntansi yang disinyalir dikerjakan CV. J sebagai awalnya. Selanjutnya disusul pengerjaan dilakukan CV. BA dan CV. B di tahun 2018. “Kami mendapati bahwa proyek tersebut yang seharusnya pengadaan buku cetak, tapi ternyata hanya berbentuk kopian saja,” ujar sumber kuat media ini di kampus yang terdapat di bilangan Mapanget itu.

Belum lagi, tambah sumber, praktik kotor seperti ini ditengarai terjadi pada 35 paket pekerjaan dari 119 paket pekerjaan yang ada di Polteknik Manado, tahun anggaran 2018. “Ada oknum pegawai yang memfasilitasi semuanya itu,” tandas sumber.

Namun demikian, sumber enggan berpspekulasi tentang adanya keterlibatan oknum petinggi di kampus tersebut. Hanya saja, tukas dia, sudah menjadi aturan yang tidak tertulis, bahwa paket penunjukkan langsung (PL) harus diketahui dan disetujui oleh pimpinan. “Minimal orang yang dipercayakan oleh pimpinan,” kunci dia.

Politeknik Membantah; Itjen Dikti Belum Berikan Rekomendasi

Di tempat terpisah, Tonny A, selaku Humas Politeknik Negeri Manado menanggapi permasalahan ini dengan diplomatis, dan malah terkesan janggal. Menurut Tonny, Itjen Ristek Dikti setiap tahun melakukan audit pada seluruh Satuan Kerja. “Politeknik termasuk yang dilakukan audit setiap tahunnya,” tulis Tonny saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Tonny dengan tegas mengakui adanya pemeriksaan terhadap pihaknya di tahun 2019. Anehnya, meski sudah mengakui telah menjalani pemeriksaan di tahun anggaran ini, namun Tonny berkilah bahwa pihaknya belum mendapatkan hasil atau rekomendasi dari Itjen Ristek Dikti untuk menindaklanjuti temuan tersebut. “Kami masih menunggu dari Itjen untuk kami tindaklanjuti bila terdapat rekomendasi,” kata Tonny.

Secara resmi, Tonny enggan membicarakan soal temuan yang ada tersebut. :Belum ada hasil audit. Kalau ada temuan pasti sudah diminta tindaklanjutnya,” kelit dia.

Screenshot_20191110-195219_WhatsAppSL alias Shal Menghapus Pesan WA

Kejanggalan terus terlihat pada dugaan praktik kotor Paket Pekerjaan Pengadaan Bahan Praktek Semester Ganjil/Genap Jurusan Akuntansi. SL alias Shal, oknum pegawai yang disebut-sebut sebagai aktor di balik masalah ini, justru ragu menjawab pertanyaan media ini. Ketika dikonfirmasi via nomor whatsApp-nya, SL alias Shal menjawabnya namun segera menghapus kembali pesan yang dikirimkannya. (*)