Tomohon

Kerukunan Umat Beragama Kian Kokoh di Kota Tomohon

IMG-20180810-WA0040

TOMOHONLINK – Kegiatan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2018 yang rangkaian kegiatannya telah dilaksanakan sejak tanggal 6 Agustus yang lalu, hingga 12 agustus 2018 mendatang, selain 4 (empat) main event yang dilaksanakan, panitia pelaksana TIFF 2018 juga akan melaksanakan rangkaian kegiatan yang merupakan side event dari TIFF 2018 yakni diantaranya Lomba Paduan Suara Pelayan Khusus (Pelsus) GMIM dan Paduan Suara Antar Denominasi Agama se-Kota Tomohon yang pembukaannya dilaksanakan hari ini, 10/8/18

Hal ini disampaikan Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Kesra Setda Kota Tomohon Drs. O.D.S Mandagi mewakili Walikota sekaligus membuka secara resmi kegiatan lomba paduan suara ini yang di gelar di Wale Syalom Kelurahan Kolongan.
Pada kesempatan tersebut Walikota mengajak kita semua untuk mempersembahkan pujian dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberikan kekuatan, kesehatan dan bahkan telah berkenan atas pelaksanaan lomba paduan suara saat ini. ”Semoga pelaksanaan lomba paduan suara ini akan makin menambah motivasi segenap masyarakat kota tomohon khusunya pelayan khusus (Pelsus) GMIM dan perwakilan denominasi agama di kota tomohon dalam mengokohkan kebersamaan serta membentangkan karya untuk mengambil peran dan tanggung jawab dalam memajukan kota tomohon kedepan melalui dunia seni.” ungkap Walikota.

IMG-20180810-WA0036
Ditambahkannya, adalah sebuah kebanggaan yang layak disyukuri bahwa kita sebagai bagian dari komunitas masyarakat yang sementara berpacu mengiringi derasnya tuntutan dinamika global, ternyata masyarakat tetap konsisten untuk mengembangkan potensi kesenian sekaligus juga mempererat persaudaraan dan kebersamaan diantara pelsus gmim dan denominasi agama di kota tomohon.

”Saya bersyukur karena melihat suasana kebahagiaan yang sementara terpancar saat ini. Untuk itu, kepada seluruh peserta marilah tampilkan yang terbaik dan tetap menjaga sportivitas dalam bertanding. Nantinya siapapun yang akan menjadi pemenang, berarti itulah yang terbaik dalam penilaian tim juri. Karena lomba paduan suara yang dilaksanakan saat ini bukan untuk mencari dan memperlihatkan kehebatan dari masing-masing tim melainkan bagaimana kita menunjukan kebersamaan dan keakraban di kota tomohon.” tambahnya.

”Harapan saya bahwa melalui pelaksanaan lomba paduan suara ini, kiranya dapat memberikan nuansa baru dalam pengembangan kehidupan beragama antara denominasi agama se-kota tomohon serta dapat memotivasi segenap masyarakat kota tomohon untuk boleh berpartisipasi dalam memajukan kota tomohon lewat dunia kesenian.” kunci Walikota.
Pada pembukaan lomba ini, usai ibadah acara dimeriahkan oleh puji-pujian dari umat muslim kel. kampung jawa tomohon.

Khadim pada ibadah pembukaan ini Pdt. Roy Tamaweol, M.Th.
Turut hadir dalam kegiatan ini tokoh tokoh agama kota tomohon, ketua DWP Kota Tomohon Dra. W. Lolowang – Mintje, M.Pd, Kakan. Kemeterian Agama Tomohon Pdt. Simon Rawis, M.Pdk, Ketua FKUB Tomohon Pdt. Joy Palilingan, M.Th, Ketua BAMAG Tomohon Pdt.J. Lumingkewas serta para peserta Paduan suara.