Advertisement
Lampaui Target Nasional, Sulut Barometer Pemilu 2019
Berita Utama

Lampaui Target Nasional, Sulut Barometer Pemilu 2019

Johny Alexander Suak
Johny Alexander Suak

MANADOLINK – Provinsi Sulawesi Utara berhasil mencatatkan sejarah pada perhelatan penyelenggara pemilu. Betapa tidak, Sulut berhasil melampaui target partisipasi pemilu. Pencapaian ini menurut Johny Alexander Suak adalah hasil bersama masyarakat dan stakeholder pemilu yg didalamnya Partai Politik dan para calon Peserta dalam perhelatan Pilkada 2018. Komisi Pemilihan Umum Sulut telah merilis bahwa partisipasi pemilih cukup tinggi dalam pemilihan kepala daerah atau Pilkada Serentak 2018 yang digelar di 6 daerah Kab Kota Se Sulut

Rata rata Partisipasi Pilkada 2018 di Sulut mencapai 85,3% Melebihi target Nasional yg 77,5 % berpartisipasi menggunakan hak pilihnya dalam pilkada. Sedangkan total nasional tingkat partisipasi pemilih sebanyak 73.24 persen,” kata komisioner KPU Wahyu Setiawan dalam jumpa pers di kantor KPU, Jakarta, Jumat (29/6/2018).

Melalui sumber dari KPU Sulut mengatakan bahwa Partisipasi Pemilih Pilkada di Enam Kab Kota Se Sulawesi Utara sebagai berikut
1. Kab. Kep. Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) 86,7%
2. Kab. Minahasa Tenggara (calon tunggal) 87,5%
3. Kab Kepulauan Talaud 86,19
4. Kab Minahasa 81,69
5. Kab Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) 89,25
6. Kota Kotamobagu 80,17

Suak menyatakan, angka partisipasi pemilih dalam PILKADA 2018 di Enam Kab Kota Tahun 2018 di Sulut lebih tinggi dibandingkan Pilkada 2017 lalu. Apalagi pada pilkada Tahun 2018 ini tidak ada satupun TPS yg melakukan pemungutan maupun penghitungan ulang.

“Sehingga dapat saya katakan bahwa elemen dan indikator yang paling mendasar dari keberhasilan dan kualitas pelaksanaan penyelenggaraan pemilu pada pilkada 2018 di Sulut yang berlangsung demokratis aman dan damai ini karena adanya keterlibatan masyarakat secara aktif dalam proses berjalannya tahapan-tahapan pemilu, khususnya dalam hal pengawasan atau pemantauan proses pemilu,” tutur mantan komisioner Bawaslu Sulut ini.

Lebih jauh ditambahkan dia, Peran dan partisipasi masyarakat sipil dalam mengawasi atau memantau jalannya proses kontestasi demokrasi merupakan hal yang sangat penting sehingga Sulut dapat menjadi Barometer pelaksanaan Pilkada yg Berkualitas dan Berintegritas dari segi proses dan hasil pemilu.

Suak yang sering disapa 7AS, selakuselak Khusus Gubernur Bidang Kajian Strategis optimistis bahwa tingkat partisipasi pemilih di Pilkada Serentak 2018 di Sulut yg tinggi dan keterlibatan dan partisipasi semua stakeholder pemilu ini akan mencerminkan pelaksanaan PILEG Dan PILPRES 2019 yg sukses aman lancar dan Damai menuju Sulut Hebat Indonesia Hebat semoga. (*)