Advertisement
Advertisement
Berita Utama Bitung Hukum

Masalah Depot Pertamina Bitung (Akhirnya) Tuntas

Advertisement
SEPAKAT: PT Pertamina bersepakat dengan pihak ahli waris untuk pembayaran ganti rugi lahan depot Bitung. (Foto:Depal/doc)
SEPAKAT: PT Pertamina bersepakat dengan pihak ahli waris untuk pembayaran ganti rugi lahan depot Bitung. (Foto:Depal/doc)

MANADOLINK – Upaya penyelesaian masalah Depot Pertamina Bitung, telah memasuki 11 tahun lamanya. Terhitung gugatan dilayangkan tahun 2006 silam, kini memasuki babakkan akhir di tahun ini.

Advertisement

“Puji Tuhan, kami sudah masuk tahap pembahasan ganti rugi,” papar Denny Palilingan, SH, MH, kuasa hukum ahli waris Marthinus Pontoh.

FB_IMG_1515683242796Palilingan menjelaskan, upaya tersebut dimediasi oleh Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, Bara Hasibuan, anggota komisi VII DPR RI dan Walikota Bitung, Drs MJ Lomban dalam pertemuan di Ruang CJ Rantung, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Rabu (10/1) lalu. “Sudah terjadi kesepakatan, dan pihak Pertamina sudah berjanji menyelesaikan ganti rugi dalam waktu dekat,” urai pengacara bertangan dingin ini.

Lebih jauh diuraikan praktisi sekaligus akademisi UKIT ini, proses penyelesaian ganti rugi akan melalui lembaga peradilan. “Dalam hal ini difasilitasi lembaga peradilan, PN Bitung dan juga pihak Kejati Sulut,” tandas dia.

FB_IMG_1515683256588Sebelum menutup pembicaraan, Palilingan mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang turut andil dalam penyelesaian masalah tersebut. “Kepada pemerintah, provinsi dan kota. Pak Bara Hasibuan dan lembaga hukum, kami ucapkan terima kasih,” kuncinya.

Turut hadir dalam pertemuan itu, Jaksa Tinggi Sulut, Wakil Ketua PN Bitung, Walikota Bitung, dan pihak ATR/BPN Sulut. (*)

 

Advertisement