Advertisement
Berita Utama Hukum Manado

Tokoh Agama Minta Walikota Sikapi Tegas Soal Amussement

MAIN: Suasana yang terpantau dari luar bangunan Amussement, Minggu (17/12) pukul 21.45 WITA. (Foto: lentera massa)
MAIN: Suasana yang terpantau dari luar bangunan Amussement, Minggu (17/12) pukul 21.45 WITA. (Foto: lentera massa)

MANADOLINK – Polemik beroperasinya Amussement di Kota Manado, akhirnya disikapi elemen agama di daerah ini. Dengan tegasnya dihimbau agar pemerintah kota, dalam hal ini Walikota segera mengambil langkah tegas mengenai persoalan tersebut. “Dinamika yang terjadi di masyarakat harusnya ditanggapi walikota sebagai pemimpin daerah,” ujar Pdt. Meydi Paraso,STh, MTh, salah satu tokoh GMIM.

Lebih jauh dikatakan, salah satu ketua jemaat GMIM di wilayah Tikala ini, bulan Desember merupakan waktu yang sakral untuk warga kristiani. Atasnya, masyarakat dihimbau untuk lebih mengkhususkan diri menghadapi minggu Advent ini. “Sikap dan tindak tanduk harus dijaga. Termasuk, segala bentuk kegiatan yang berbau judi. Karena jelas hal semacam itu dilarang oleh agama dan negara,” papar dia.

Kejadian adanya praktik permainan ketangkasan di hari Minggu, menjadi tolok ukur bahwa kota Manado mulai terbias, dan terkesan menghalalkan praktik kurang terpuji. “Semoga bapak walikota dan wakilnya menyikapi masalah ini dari semua sisi, termasuk melihat dengan kaca mata iman,” kunci Paraso. (*)