Advertisement
Manado

Halal bi Halal, Pererat Tali Silahturami

ERAT: Pemerintah Kota Manado menggelar halal bi halal dengan tujuan mempererat silahturahmi antar sesama. (foto: speednews.com)
ERAT: Pemerintah Kota Manado menggelar halal bi halal dengan tujuan mempererat silahturahmi antar sesama. (foto: speednews.com)

MANADOLINK – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dibawah kepemimpinan Wali Kota Manado DR Ir G.S Vicky Lumentut SH,MSi,DEA dan Wakil Walikota Mor D Bastian SE, bertekad menjadikan Kota Manado sebagai rumah bersama.

Olehnya, seluruh masyarakat Kota Manado diberlakukan sama tanpa memandang latar belakang suku, agama dan ras, memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk beraktifitas di kota ini.

Untuk lebih mempererat kerukunan antar sesama umat beragama di kota manado, Pemkot Manado menggelar Halal bi Halal 1438 Hijriyah bersama masyarakat Kota Manado, Kamis (27/07/17) pagi tadi di lapangan Sparta Tikala Manado.

Halal bi halal tersebut dihadiri Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, yang diwakili Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE.

Ketua Panitia Pelaksana Halal bi halal, Drs Heri Saptono MSi dalam laporannya menyampaikan, berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka perayaan Idul Fitri dan Halal bi halal 1438 Hijriyah tingkat Kota Manado.

Sementara itu, anggota Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado KH Sofyan Lahilote SH MH, dalam menyampaikan Hikmah halal bi halal mengatakan.

Sebagai warga kota manado patut bersyukur, atas kerukunan antar umat beragama yang terjalin dengan baik. Dibandingkan dengan saudara-saudara kita umat Muslim di Siria, Irak dan tempat-tempat lainnya yang tidak dapat beribadah dengan baik.

“Makna Halal bi Halal yakni mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakatnya, antara umat Muslim dengan umat beragama lainnya. Sehingga, tercipta suasana yang aman dan rukun,” ujar Lahilote.

Sementara Wawali Mor dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado bertekad untuk menjadikan Kota Manado sebagai rumah bersama. Untuk itu kerukunan adalah modal utama untuk ikut menjaga kehidupan yang rukun, aman dan nyaman. Dikatakannya, halal bi halal yang dilaksanakan Pemkot Manado, memiliki makna untuk saling memaafkan satu dengan yang lain.

“Melalui Halal bi halal ini, kita kembangkan budaya saling memaafkan untuk membangun kepribadian serta pergaulan dan kehidupan yang lebih harmonis, sebagai cerminan kerukunan warga masyarakat Kota Manado yang telah terbina selama ini,” ujar Mor Bastian.

Dalam kesempatan itu pula, Wawali meminta dukungan warga Kota Manado termasuk umat Muslim, untuk mensukseskan pelaksanaan iven pariwisata Manado Fiesta 2017. Dimana, kegiatan yang meliputi tujuh festival itu digelar tanggal 1-10 September 2017 mendatang.

“Saya mengajak kita semua, mari kita sukseskan Manado Fiesta 2017. Karena, kegiatan ini merupakan kegiatan terbesar yang dilaksanakan di Kota Manado. Ada tujuh festival yang akan kita laksanakan yakni Fish and Coral, Food, Fashion, Flying, Fun-music, Fair dan Faith,” pungkasnya.

Tampak hadir Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs H Rum Dj Usulu dan jajaran Pemkot Manado, Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado Ny Imelda Bastiaan Markus dan jajarannya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Manado H Masher Kinontoa SAg, Residen Polisi Militer (DenPOM) Manado yang diwakili Kapten CPM M Siregar, anggota BKSAUA Kota Manado, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Manado Pdt Renata Ticonuwu STh, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Manado H Rikson Hasanati SAg MPdI, para imam masjid se Kota Manado, serta masyarakat Kota Manado. Acara halal bi halal diisi dengan penampilan group qasidah dari Malalayang dan Banjer serta group Masamper dari Dendengan Dalam. (*)