Janggal, Pakai Dua Sumber Dana, 2 KM Berbandrol Rp. 6 M?

JANGGAL: Kondisi ruas jalan berbandrol Rp. 6 miliar. (foto: hendra/manadolink)

JANGGAL: Kondisi ruas jalan berbandrol Rp. 6 miliar. (foto: hendra/manadolink)

MANADOLINK – Setelah dugaan proyek konstruksi jalan fiktif tahun anggaran 2015 lalu yang lolos dari amatan penyidik Kejaksaaan dan Kepolisian, kini Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) Kota Manado kembali disinyalir terdapat kejanggalan pada anggaran melalui proyek konstruksi jalan di salah satu daerah di Kelurahan Buha.

Hasil penelusuran wartawan media ini, kejanggalan proyek ini terlihat dari dua  sumber dana di ruas jalan yang sama. Anggaran pertama bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Dana Alokasi Khusus (DAK) Infrastruktur Publik Daerah (IPD) senilai 3,1 miliar sementara dana kedua berasal dari APBD DAK Tambahan senilai 2,8 miliar. Tentunya menjadi pertanyaan apakah dengan peningkatan jalan hotmix sepanjang dua (2) kilometer bisa menghabiskan biaya hampir senilai Rp. 6 miliar?

Kepala Dinas PUPR Kota Manado, Bart Assa, PhD, ketika dikonfirmasi menjelaskan jika paket jalan hotmix jalan buha terdiri dari dua (2) paket dan kedua paket jalan tersebut sudah selesai sesuai kontrak.

“Lokasi proyek memang satu (1) ruas , paket I jalan hotmix yang bersumber ┬ádari dana DAK IPD dengan pelaksana PT GCP dan untuk paket II bersumber dari dana DAK Tambahan dengan pelaksana PT KNS, tapi untuk paket II fisiknya belum selesai pada pekerjaan aspal yang kurang lebih 200 meter dan rencana akan diusulkan pada APBD perubahan,”kata Assa, Kamis (08/06) .

Lanjutnya, menurut informasi dari stafnya jika proyek tersebut memang di PHO dan telah diperiksa oleh BPK RI Perwakilan Sulut.

Apa benar ya, proyek ini telah periksa ? Menjadi pertanyaan masyarkat, apakah proyek peningkatan jalan hotmix sepanjang dua (2) km bisa menghabiskan biaya hampir 6 miliar?

Perlu diketahui, lokasi yang memakan biaya hampir 6 miliar sudah di Profesional Hand Over (PHO) atau serah terima pertama pekerjaan. Sementara lokasi proyek peningkatan jalan hotmix belum selesai dan terlihat asal jadi. Tidak ada tanggul dan drainase sehingga kemungkinan umur jalan diperkirakan tidak bertahan lama.

Masifnya korupsi proyek infrakstruktur di dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Manado makin mengkhawatirkan, ditengah keseriusan pemerintah Presiden Joko Widodo yang sedang menggalakkan proyek infrastruktur.(*)

 

Comments are closed.