Advertisement
Hukum

Abner Cs Akhirnya Diringkus

RINGKUS: Polres Bolmong melakukan penangkapan terhadap Abner Cs. (Foto: maycle/manadolink)
RINGKUS: Polres Bolmong melakukan penangkapan terhadap Abner Cs. (Foto: maycle/manadolink)

LOLAKLINK– Pihak Kepolisian Resort Kabupaten Bolaang Mongondow (Polres Bolmong) siang tadi berhasil menjemput paksa Abner P (AP) dan kawan-kawan dari kediamannya di desa Tiberias. Informasi yang berhasil dihimpun sore ini, Polres Bolmong dengan kekuatan penuh, sekitar 200 orang personil menjemput paksa AP dan 14 orang pengikutnya dari kediaman masing-masing. Kuasa hukum PT. Malisya Sejahtera, Martin Risman Simanjuntak, SH, MH dikonfirmasi membenarkan kabar penangkapan ini. “Kabar penjemputan paksa AP dan kawan-kawan oleh Polres Bolmong memang benar. Tadi saya diinformasikan oleh pihak Polres,” jelas Simanjuntak, Selasa (02/05) sore. Lebih lanjut Simanjuntak mengungkapkan, pihak Polres melakukan penjemputan paksa sekitar pukul 10.00 Wita – 12.00 Wita, Selasa (02/05) siang tadi. “Informasi pihak Polres, penjemputan paksa terhadap terlapor dilakukan dengan kekuatan penuh, sekitar 200 orang personil Polres dengan senjata lengkap,” beber Simanjuntak. Saat ditanya tanggapannya terkait penangkapan ini, Simanjuntak mengapresiasi kinerja dan komitmen Polres Bolmong dibawah kepemimpinan Kapolres Bolmong, AKBP Faisol Wahyudi, SIK. “Sebagai tim kuasa hukum PT. Malisya Sejahtera, kami sangat mengapresiasi kinerja dan komitmen Polres Bolmong dibawah kepemimpinan AKBP Faisol Wahyudi, SIK,” ungkap Simanjuntak. Tentunya hal ini menumbuhkan citra baik atas jaminan hukum yang diberikan polisi ke Investor untuk berinvestasi di Kabupaten Bolmong, katanya. Klien kami, PT. Malisya Sejahtera, sebagai investor di Kabupaten Bolmong, sangat mengapresiasi respon yang diberikan Polres Bolmong terhadap permasalahan yang kami hadapi, tambahnya. “Untuk proses hukum selanjutnya, kami percayakan ke Polres Bolmong. Intinya, kami memberikan apresiasi khusus atas kinerja Polres Bolmong,” kunci Simanjuntak. Saat hal ini dikonfirmasi ke Kapolres Bolmong melalui Kasat Reskrim, AKP Hanny Lukas melalui nomor hpnya : 081243686***, belum menjawab. Diketahui, AP dilaporkan karyawan PT. Malisya Sejahtera atas tindakan melanggar hukum Bidang Perkebunan. AP diduga melanggar pasal 55 huruf a dan d Jo pasal 107 huruf d dan e Jo pasal 111 UU RI nomor 39 tahun 2014 tentang Perkebunan dan atau pasal 362 Jo pasal 363 huruf d dan e Jo pasal 55, 56 dan pasal 480 ayat 1e dan 2e KUHPidana. Diketahui, AP sudah pernah dipanggil sebagai Saksi oleh pihak Polres Bolmong sebanyak dua kali. Namun, AP tidak pernah memenuhi panggilan pihak Polres Bolmong. Hingga pada tanggal 18 April 2017, pihak Polres Bolmong mengeluarkan Surat Perintah Membawa Saksi nomor : S.Pgl/104.a/IV/2017/Reskrim.(maycle)