Pembangunan PLTG Likupang Disoal

Donal Rumimpunu

Donal Rumimpunu

MANADOLINK – Tersendatnya Pembangunan proyek listrik oleh Perusahan Listrik Negara ( PLN) pusat Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) MINAHASA PEAKER 3×50 Megawatt (MW) di Likupang Timur, Minahasa Utara ( Minut) kini dipertanyakan tokoh tokoh masyarakat Likupang Timur.

Tokoh muda Minut Likupang Raya (LR) Donald Rumimpunu kepada manadolink.com disela- sela acara rapat koordinasi pembentukan Likupang Raya serta mengawal pembangunan infrastruktur di Minut mengatakan pembangunan Proyek PLN Pusat PLTG Minahasa di Likupang Timur seharusnya sudah terlaksana mengingat dana sebesar 1,5 Triliun sudah tersedia.
“Kalau alasannya terkendala di pembebasan lahan, itu sudah selesai. Masyarakat pemilik tanah sudah sepakat dengan pembebasan lahan,” jelas Donald.
Lanjutnya, pembangunan proyek Listrik 50 MW ini harus sudah dikerjakan karena merupakan salah satu program kerja Presiden RI Ir Joko Widodo.
” Harusnya sudah runing untuk 1 unit 50 MW ini karena dengan adanya proyek ini juga akan mengurangi masalah pemadaman listrik yang selama ini selalu terjadi di Minut.
Rumimpunu menambahkan, dampak dari pembangunan proyek ini bagi masyarakat LR yaitu sektor tenaga kerja karena diperkirakan akan membutuhkan banyak tenaga kerja sehingga banyak masyarakat Minut khususnya LR raya terbantu dengan.
“Jika proyek ini mulai berjalan, mulai dari tahap konstruksi diperkirakan bisa merekrut kurang lebih 500 an karyawan dengan masa kerja kira kira 30 bulan, berlanjut ke tahap Running sehingga PLN dapat yang memperkerjakan masyarakat menjadi karyawan berlabel PLN,” jelas salah satu pimpinan Bintang Muda Minahasa Utara.
Semoga tersendatnya pembangunan proyek PLN 150 MW, boleh menjadi perhatian bagi Pemerintah Provinsi Sulut dan Pemerintah Kabupaten Minut agar dengan terealisasinya pembangunan ini diharapkan berdampak Positif bagi daerah Minut khususnya Likupang sehingga menjadi daya tarik tersendiri untuk Investor lainnya untuk datang ke daerah ini seperti Pariwisata, Industri/Pabrik,Perumahan, perikanan dan pertanian dan perkebunan dan lain-lain. (hendra)

Comments are closed.