Sadis, Oknum Pejabat Tinggi Terlibat Penipuan CPNS!

TIPU: Bukti setoran korban ke rekening oknum pejabat Minut

TIPU: Bukti setoran korban ke rekening oknum pejabat Minut

MANADOLINK – Oknum pejabat tinggi pratama di lingkup Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Minahasa Utara, diduga kuat terlibat tindak penipuan dalam rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Buktinya, TN alias Theodora, warga salah satu kelurahan di Kota Manado mengaku tertipu oleh perbuatan JF alias Jon. Menurut penuturan orang tua korban, korban yang sudah mengabdi sekitar 2 tahun lamanya di lingkungan Pemkab Minut itu, dijanjikan untuk bekerja di salah satu instansi pemerintahan dan langsung diangkat menjadi PNS dengan syarat menyetorkan sejumlah uang.

Rita Mokalu, ibu korban mengatakan, anaknya dijanjikan Jon secepatnya diangkat menjadi PNS setelah melakukan pelunasan. Masih menurutnya, penyetoran uang dilakukan melalui dua (2) tahap pembayaran. Tahapan pertama, korban diharuskan menyetorkan minimal 50% sebagai pendaftaran, sedangkan kedua setelah Nomor Induk Pegawai (PIN) dikeluarkan.

Dugaan ini terungkap setelah korban menerima berkas pengumuman Profil PNS yang menyatakan korban telah diterima menjadi PNS lengkap dengan nomor kepegawaian atau NIP. Keluarnya nomor NIP meyakinkan korban untuk mentransfer sisa dana pembayaran. Setelah melakukan transfer korban tak kunjung di panggil untuk mulai bekerja.  “Saya menyetor dua (2) kali, yang pertama sebesar 40 juta dan sisanya sebesar 35 juta setelah saya mendapat NIP,” jelas Theodore dikutip Ibu Rita.

Dari penelusuran media ini, modus penipuan yang dilakukan oknum pejabat pemkab ini sepertinya sudah terstruktur, yakni setelah korban menyetorkan sejumlah uang melalui rekening oknum itu. Selanjutnya, oknum tersebut mengeluarkan profil PNS yang sudah dilengkapi dengan NIP, hingga korban merasa percaya dan menyetorkan uang sisa permintaan oknum PNS tersebut.

Saat media ini mencoba mengecek nomor NIP yang diberikan kepada korban, ternyata nomor yang tertera di profil PNS adalah nama milik PNS lain.

Sementara itu, oknum petinggi itu ketika dikonfirmasi, beberapa waktu lalu mengakui jika hal tersebut memang terjadi. Meski demikian, menurutnya masalah ini bukan penipuan.  Sebab hal tersebut masih menunggu keputusan yang di atas. Sayangnya, ketika didesak siapa pimpinan yang di atas, Jon tidak ingin menyebutkannya. Bahkan oknum kepala di salah satu SKPD di Kabupaten Minut ini terkesan menghindarinya.

Gilanya lagi, Jon sesumbar mengatakan jika perjanjian itu tidak ditepati dirinya akan mengembalikan uang yang telah diterimanya. “Saya siap bertanggung-jawab dan saya siap mengembalikan dana yang disetorkan kepada saya,” kata oknum di kantornya

Lanjutnya, dirinya siap membongkar dan bahkan melaporkan ke Polisi bahkan ke KPK terhadap pejabat diatasnya yang menyuruhnya untuk mencari calon pegawai PNS. “Jadi tolong berikan saya kesempatan sampai akhir bulan Januari, jika tidak dirinya yang akan melaporkan masalah ini ke Polisi, dan saya akan memberikan semua data kepada kalian,” jelas oknum.

Sampai berita ini dimuat, belum ada penyelesaian dari Jon kepada korban. Tentu hal ini sangat memalukan bagi pemerintahan Presiden Jokowi dalam memberantas Pungutan Liar atau Pungli. (hendrajoe)

Comments are closed.