Berita Utama Hukum Manado

PH Petaruhkan Integritas, Keluarga Yakini Polisi Miliki Hati Nurani

TEGAS: Sofyan Jimmy Yosadi, SH saat diwawancarai sejumlah media di Mapolda Sulut dengan tegasnya mempertaruhkan integritasnya sebagai pengacara dalam mengawal permasalahan ini. (FOTO: manadolink)
TEGAS: Sofyan Jimmy Yosadi, SH saat diwawancarai sejumlah media di Mapolda Sulut dengan tegasnya mempertaruhkan integritasnya sebagai pengacara dalam mengawal permasalahan ini. (FOTO: manadolink)

MANADOLINK – Upaya maksimal terus ditunjukkan keluarga dan Penasehat Hukum (PH) Bunga (16), siswi SMK N I Manado yang diduga menjadi korban pelecehan seksual  oknum pejabat Kota Manado. Bahkan keluarga dan PH korban tetap meyakini proses perkara ini akan berjalan sesuai kaedah hukum yang ada.

“Dengan keterangan para saksi serta petunjuk yang ada hingga tercipta konstruksi peristiwa, kami tetap meyakini perkara ini akan berjalan sesuai aturan yang ada,” tegas Sofyan Jimmy Yosadi, SH selaku PH mewakili keluarga korban.  “Karena kami sangat yakin, aparat penyidik kepolisian yang menangani perkara ini profesional dan memiliki hati nurani,” tambah dia lagi.

Selain itu, Yosadi dengan lantangnya mempertaruhkan integritas serta kredibilitasnya sebagai pengacara dalam perkara ini. “Saya akan mengawal dan berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkap peristiwa ini. Saya petaruhkan integritas karena saya yakin pengakuan klien saya dan bukti-bukti yang ada kali ini cukup membuat terang permasalahan ini,” tegas dia.

Sementara Rollah Anitha Rondonuwu, ibu korban menegaskan, sebagai orang tua yang membela kepentingan putrinya, tidak akan mundur menghadapi permasalahan ini. Bahkan dia menandaskan, harga ratusan juta rupiah yang ditawarkan terlapor lewat orang-orang suruhan tidak akan mempengaruhi keputusannya. “Uang yang ditawarkan kepada kami tidak dapat membeli harga diri putri kami dan harga diri keluarga,” ucap Enci Itha, sapaan akrabnya.

Enci Itha yang akrab dikenal sebagai guru sekolah minggu ini sempat menyerukan pilu di hatinya. Bukan itu saja, dia meminta agar masyarakat Kota Manado dapat mengerti dan memahami perasaan keluarga dan korban saat ini. “Coba saja kejadian memillukan ini terjadi pada keluarga anda atau putri anda atau adik perempuan anda. Saya yakin anda-anda sekalian tidak akan mau atau bahkan membayangkan hal ini terjadi pada anda,” katanya memohon pengertian masyarakat yang seperti menyudutkan pihaknya. (tim)