Advertisement
Advertisement
Berita Utama Hukum Manado

Mengaku Pendoa, Modus Oknum Pejabat Manado Datangi Rumah Bunga

Advertisement
PENGAKUAN: Testimoni korban ditulis tangan dan ditandatangani. {FOTO: manadolink)
PENGAKUAN: Testimoni korban ditulis tangan dan ditandatangani. {FOTO: manadolink)

MANADOLINK – Ada yang menarik pada peristiwa kedatangan oknum pejabat Kota Manado ke rumah Bunga (16), siswi SMK N I Manado yang menjadi korban pelecehan seksual. Ternyata saat itu, oknum tersebut mengaku sebagai seorang pendoa dan ingin menggumuli permasalahan yang menimpa Bunga.

Advertisement

“Waktu datang, dia (Oknum Pejabat-red) memperkenalkan diri sebagai seorang pendoa kepada ibu saya,” aku Ny Nita, ibu korban pelecehan seksual saat berbincang-bincang sore tadi.

Sembari menyebut nama, oknum pejabat tersebut langsung mengambil sikap berdoa. “Menurut ibu saya (Nenek korban-red) oknum itu berseragam putih-hitam dan berdoa dengan penghayatan. Sampai menitikkan air mata,” ungkap ibu korban yang notabene sebagai guru sekolah minggu itu.

Meski begitu, ibu korban dengan tegasnya mengatakan, tidak akan mencabut laporan yang telah dibuatnya di kepolisian. Hanya saja, sebagai orang beragama sejak awal telah memaafkan perbuatan tidak senonoh oknum pejabat tersebut. “Saya percaya Tuhan Yesus tidak akan membiarkan orang benar yang teraniaya,” kunci ibu pelayan gereja ini. (***)

Advertisement