Berita Utama Manado

Terindikasi Penyimpangan, Gempita Janji Periksa Soal Raskin

MANIPULATIF: Penyaluran bantuan pemerintah yang semestinya dapat meringankan warga masyarakat kurang mampu, justru menjadi komoditi untuk meraup keuntungan bagi sejumlah oknum aparat pemerintah. (FOTO:DOC)
MANIPULATIF: Penyaluran bantuan pemerintah yang semestinya dapat meringankan warga masyarakat kurang mampu, justru menjadi komoditi untuk meraup keuntungan bagi sejumlah oknum aparat pemerintah. (FOTO:DOC)

MANADOLINK – Indikasi penyimpangan penyaluran Beras Miskin (Raskin) di sejumlah kelurahan di Kota Manado, mulai direspon tegas Satuan Tugas Gempita.

Unit tugas khusus yang dibentuk Walikota Manado, Dr GS Vicky Lumentut, SH, DEA menegaskan bakal menindaklanjuti laporan warga soal indikasi penyimpangan penyaluran bantuan warga miskin itu. “Laporan dan masukan masyarakat pasti akan kami tindaklanjuti,” tegas Drs. Zainal Abidin, Sekretaris Satgas Gempita.

Menurut dia, tim khusus penanganan peraturan di lingkungan pemerintah kota bakal turun memeriksa data penyaluran raskin. Bahkan, pemeriksaan akan dilakukan dengan maksimal. “Kalau memang diperlukan, kami akan melakukan verikasi kepada para penerima bantuan,” papar Abidin.

Memang diakuinya, sejumlah masukan masyarakat soal penyaluran raskin telah didengarnya. Tak ayal, pelaksanaan di lapangan oleh aparat berkompeten terdapat kejanggalan. “Ada masukkan warga yang menyebut banyaknya pelanggaran yang dilakukan,” tambahnya.

Sebagai contoh, dalam aturannya, setiap penerima bantuan berhak mendapatkan 15 kilogram beras. “Namun dalam laporan yang masuk didapati potongan lima kilogram per penerima,” lanjutnya. Sayangnya, Abidin belum memberikan keterangan detil soal identitas kelurahan dan oknum aparat yang diadukan. “Kalau soal kelurahan mana yang diadukan belum bisa kami sampaikan, karena hal ini harus melalui mekanisme sesuai prosedurnya,” elak Abidin. (steven)