Advertisement
Berita Utama

Hadar Nafis Gumay Bekali 316 PPK Dan PPS Se-Kota Manado

Advertisement
Drs. Hadar Nafis Gumay saat diwawawancara awak media (FOTO: ROP)
Drs. Hadar Nafis Gumay saat diwawawancara awak media di Aula Pemkot Manado (FOTO: ROP)

Manadolink – KPU RI tidak mau lagi Pilkada Kota Manado susulan bergeser dari jadwal yang telah ditentukan oleh KPU Kota Manado pada tanggal 17 Februari 2016 yang akan datang. karena itu, KPU Manado mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis bagi para tim PPK dan PPS se-Kota Manado yang bertempat di Aula Pemkot Manado (10/2) rabu kemarin.

Advertisement

Dalam Kegiatan tersebut dihadiri oleh Komisioner KPU RI Divisi Sosialisasi Drs. Hadar Nafiz Gumay, Ketua KPU Sulawesi Utara Yessy Y. Momongan,S.Th.,M.Si, Ketua KPU Kota Manado Drs. Yusuf Wowor, M.Si, serta beberapa anggota Komisioner KPU Sulut dan KPU Kota Manado.

“Kalau melihat Pilkada-Pilkada selama ini dan juga Pilkada di Kota Manado sebelumnya, tidak ada pemilih yang hadir sampai seratus persen. Rata-rata sekarang pilkada itu pemilihnya hanya enam puluh sembilan persen. Jadi katakanlah kalau mencapai tujuh puluh sembilan persen pun , masih ada dua puluh satu persen surat suara yang tidak digunakan. Dan ini angka yang cukup banyak untuk bisa melayani para pemilih,” Ucap Hadar Nafiz Gumay.

Lebih lanjut, Hadar juga berujar bahwa pemilih yang berumur 17 tahun namun tidak termasuk dalam DPT dan DPTb-1, harus tetap dilayani. “Mereka bisa memilih pada Pilkada 17 Februari 2016 nanti dengan membawa KTP atau Kartu Keluarga, dan akan masuk dalam DPTb-2.” Sambung Hadar Nafiz Gumay.

Sebelum berpamitan dengan para awak media, Hadar mengultimatum para KPPS diwajibkan bekerja jujur serta bersikap netral dan profesional. “Jika ditemukan ada oknum KPPS tidak bekerja secara jujur dan profesional , akan dikenakan tindak pidana.” Tutup Pria Ramah ini. (rop)

Advertisement