Advertisement
Manado

Pemkot Sukses Gelar FKP

Kepala BAPPEDA Kota Manado Peter Karl Bart Assa, Ph.D usai Forum Konsultasi Publik di Aula Pemkot Manado, siang kemarin (21-1-2016) (FOTO: ROP)
Kepala BAPPEDA Kota Manado Peter Karl Bart Assa, Ph.D usai Forum Konsultasi Publik di Aula Pemkot Manado, siang kemarin (21-1-2016) (FOTO: ROP)

MANADOLINK – Pemerintah Kota Manado melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Manado sukses menyelenggarakan Forum Komunikasi Publik di Aula Pemkot Manado, Kamis (21/1).

Menurut Peter Karl Bart Assa, Ph.D, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Manado, pentingnya keterlibatan semua peserta forum konsultasi dalam kegiatan ini.

Assa juga menyampaikan, kegiatan ini adalah awal dan bakal berakhir dengan penandatanganan berita acara kesepatakan pembangunan.

Sekedar diketahui, dasar pelaksanaan kegiatan disesuaikan pada perencanaan pembangunan nasional, dan Undang-Undang terkait keterbukaan informasi publik, undang-undang tentang pemerintah daerah dan peraturan Menteri yang terkait serta sesuai Perda Kota Manado.

“Forum Komunikasi Publik ini adalah tahapan awal untuk penyusunan rencana program satu tahun setiap SKPD-SKPD yang ada di jajaran Pemkot Manado . dari seluruh kabupaten dan kota yang ada di Indonesia, Kota Manado lah yang pertama mengadakan Forum Komunikasi Publik ini.” ujar Bart sapaan akrab pria murah senyum ini.

lebih lanjut, doktor lulusan Zaga University Japan ini menambahkan, melalui kegiatan ini, Pemkot Manado bekerja keras untuk terus meningkatkan pelayanan publik yang ada di Kota Manado. “saya mewakili Pemerintah Kota Manado mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat kota Manado mulai dari pemerhati akademisi, para pimpinan SKPD, para Camat dan Lurah untuk kiranya dapat memberikan masukan-masukan yang positif untuk pembangunan Kota Manado yang lebih baik lagi.” tutup pejabat yang fasih beberapa bahasa asing ini.

Adapun peserta acara yang di undang terdiri dari pimpinan DPRD, tim penggerak PKK Kota Manado, staf ahli, kepala SKPD, para akademisi, ketua FKUB, MUI, tokoh agama, masyarakat pemuda, Camat dan Lurah, serta para insan pers. (ROP)