Advertisement
Manado

Flying Indonesian Berbagi Kasih Bersama 100 Penyapu Jalan

Ketua Umum Flying Indonesian, Jandry Kandores, berbagi kasih di jalan di damping sejumlah pengurus dan anggota FIEC.
Ketua Umum Flying Indonesian, Jandry Kandores, berbagi kasih di jalan di damping sejumlah pengurus dan anggota FIEC.

MANADOLINKSetelah sukses pada tahun lalu dengan memecahkan rekor IMI Sulut,Flying Indonesian Executive Club menggelar kejurda auto-moto drag race sebanyak dua seri hanya dalam waktu tiga bulansaatnya club otomotif sebesar Flying Indonesian, berbagi kasih dengan sesame terlebih khusus mereka yang membutuhkan.

Flying Indonesian Executive Club, akhir pekan kemarin, sukses menggelar aksi sosial dengan memberikan bantuan natura kepada 100 penyapu jalan yang tersebar di Kota Manado tak lepas juga kebagian bantuan dari club otomotif tenar di Manado, sejumlah anak cacat. “Berbagi kasih sudah menjadi agenda rutin setiap kali bulan Desember. Menurut kami ini sangat penting, karena meski terlahir sebagai klub otomotif, namun kegiatan-kegiatan sosial seperti ini sangat penting dilakukan karena pastinya memiliki makna yang besar,” ucap Ketua Umum Flying Indonesian, Jandry Kandores dan turut diamini Sekretaris David Ch Kalalo dan Bendahara Brenda Masengi,  kepada manadolink.com.

Pengurus  dan anggota FIEC lain juga turut membagikan berbagi kasih.
Pengurus dan anggota FIEC lain juga turut berbagi kasih bersama penyapu jalan.

Lanjut dikatakan Kandores yang didampingi sekretaris dan bendahara, bantuan yang disalurkan berupa bahan natura yang menjadi kebutuhan pokok sehari-hari seperti gula, kopi, beras dan bahan natura lainnya. “Semua kita kemas dalam satu kantong plastik besar, dan diberikan kepada penyapu jalan dan anak cacat,” tambah Kalalo.

Berbagi kasih sudah menjadi agenda rutin setiap kali bulan Desember untuk Flying Indonesian Executive Club.
Berbagi kasih sudah menjadi agenda rutin setiap kali bulan Desember untuk Flying Indonesian Executive Club.

Dijelaskan, bantuan tersebut terkumpul atas inisiatif para anggota di Flying Indonesian serta memanfaatkan bantuan dana hibah yang diberikan Pemerintah Kota Manado tahun ini. “Kami mendapat bantuan dana hibah dari pemkot. Nah kami berpikir bantuan dari pemerintah ini sejatinya adalah berkat untuk mereka penyapu jalan dan anak cacat yang dititipkan melalui Flying Indonesian. Jadi kami salurkan,” jelas Kandores tanpa merinci berapa nominal bantuan tersebut. “Pokoknya di atas Rp10 juta, di bawah Rp50 juta. Yang jelas, Flying Indonesian juga sangat berterima kasih kepada pak walikota dan wakil walikota yang telah merealisasikan permohonan bantuan kami,” tutur Kandores disertai senyuman manis.  (im’2)