Bersihkan Pantai Malalayang, Pemkot Gandeng Marinir dan Masyarakat

PERAN AKTIF: Masyarakat dan TNI-AL turut serta menciptakan kebersihan laut sebagai upaya menjaga keindahan dan kelestarian pantai. (FOTO: Abdiel/Bid SDP Disparbud)

PERAN AKTIF: Masyarakat dan TNI-AL turut serta menciptakan kebersihan laut sebagai upaya menjaga keindahan dan kelestarian pantai. (FOTO: Abdiel/Bid SDP Disparbud)

MANADO – Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Manado kembali menggelar kegiatan Sapu Laut 2014 di Pantai Malalayang, Kamis (13/11) lalu. Dalam kegiatan itu, sejumlah elemen masyarakat turut dilibatkan, termasuk unsur Marinir TNI AL.  

Kadisparbud Manado, Hendrik Warokka SPd, DEA mengatakan, dalam upaya mewujudkan kondisi lingkungan yang bersih dan terpelihara, maka kerja keras dan kerjasama kita akan memberi pengaruh yang kuat bagi lingkungan. Semangat bersih-bersih lingkungan sekitar boleh senantiasa terbina kapan saja dan dimana saja.

Lebih jauh lagi, Pantai Malalayang telah menjelma menjadi daerah tujuan wisata. Untuk itu, patut disyukuri, karena Pantai yang terletak disepanjang Malalayang menjadi pilihan orang untuk berwisata pemandian pantai dan orang menikmati suasana tepi pantai, menikmati suguhan alam terbuka. “Untuk mencegah dan menghilangkan kesan-kesan yang berdampak buruk terhadap destinasi wisata, maka peran dan rasa peduli kita sekalian sanggup mempertahankan kondisinya agar senantiasa baik,” papar Warokka. “Upaya-upaya untuk menjaga dan melestarikan lingkungan khususnya destinasi wisata pantai Malalayang dan sekitar lokasi kuliner disini, harus senantiasa dtingkatkan dan dipertahankan, agar kedepannya kawasan pariwisata ini akan semakin diminati orang akan semakin merasa aman dan nyaman ketika berada di sekitar Pantai Malalayang,” tambahnya.

Tampak pada kegiatan Sapu Laut kali ini, Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan VIII, dikomandani Mayor Marinir Bakti Dasasi P, SE, Pejabat Eselon III dan IV serta staf Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Manado, Kelompok PNPM Pariwisata Sabuah Bulu Malalayang dan masyarakat sekitar, SMK Saka Bahari, Paramuka, Menwa. (*)

Comments are closed.