Advertisement
Bisnis&Pariwisata

Batu L’rana

Advertisement
BATU L'RANA
BATU L’RANA

BATULrana atau batu bekas dua telapak kaki dan lokasinya sekarang di pinggir (pesisir) pantai Malalayang. Menurut cerita suku Bantik sebenarnya ada tiga batu di lokasi tersebut, batu yang satu dijadikan sebagai tempat duduk dan bersandar, sedangkan dua batu lainnya adalatr tempat kaki dari dua orang dotu/leluhur Bantik masing-masing bernama dotu Tumampasa dari Kalrasey (Kalasey) dan dotu Kaburoi dari Minanga Malalayang dengan tugas sebagai penjaga perbatasan (pantai dari serangan “seke” atau musuh yang datang daridarat, dan “sedong’ musuh yang datang dari laut.

Advertisement

Kondisi sekarang batu Lrana tinggal satu batu dengan tanda dua telapak kaki dari dotu Kabulroi, dua batu di antaranya sudah tidak diketahui. Kedua dotu ini sering duduk bercerita dan diskusi di batu tersebut disamping tugas utamanya adalah menjaga perbatasan.(*)

Advertisement