Bisnis&Pariwisata

Batu Kuangang

KUANGANG: Batu atau tempat yang digunakan untuk bermain pada zaman dahulu. (FOTO: Romy/Bid SDP Disparbud)
KUANGANG: Batu atau tempat yang digunakan untuk bermain pada zaman dahulu. (FOTO: Romy/Bid SDP Disparbud)

Batu Kuangang atau disebut juga Batu Kobu artinya batu tempat bermain, Fase I di man4 diatas batu tersebut ada lubang-lubang yang dibuat dengan sikut tangan. Kuangang adalah suatu nama lokasi perkebunan, sedangkan permainannya disebut permainan kobu (semacam permainan congklak).

Menurut cerita legenda suku Bantik hiduplah sepasang suami isteri dengan dua orang anak, kakak beradik. Kakak perempuan bernama Sumpabungeng dan adik laki-lakinya bernama Lrimpudoi. Oleh karena sering ditinggal oleh orang tuanya ketika pergi bekerja di kebun, yang dalam versi cerita yang berbeda ibunya kembali ke kayangan dan tidak kembali, maka si bungsu sering menangis mencari ibunya sampai terdengar di kayangan. Untuk membujuk agar si bungsu ini tidak menangis lagi maka dibuatkan lobang-lobang kecil yang bentuknya bulat dan beraturan, berdiameter 10-15 cm dengan kedalarnan l0 cm di atas batu alas yang keras menyerupai alas meja berdiameter l,5 m persegi. Ada cerita yang mengatakan Ayahnya yang membuat lobang-lobang di atas batu itu dengan sikut tangan, tetapi ada versi cerita lain yang mengatakan, yang mahakuasa sang pencipta memberikan kekuatan sakti kepada kakak si bungsu untuk dapat melobangi batu-batu itu dengan sikut tangan sebagai tempat bermain.(*)