Advertisement
Manado

GSVL Pantau Program Santunan Duka

Advertisement
DEKAT: Program santunan duka yang digeber Pemkot Manado mendapat aplaus masyarakat karena dinilai memiliki multiplayer efect bagi pemerintah dan masyarakat. (FOTO: humas)
DEKAT: Program santunan duka yang digeber Pemkot Manado mendapat aplaus masyarakat karena dinilai memiliki multiplayer efect bagi pemerintah dan masyarakat. (FOTO: humas)

MANADOLINK – Walikota Manado, Dr. Ir. G. S Vicky Lumentut, SH. M.Si. DEA memantau secara langsung penyerahan bantuan sosial dana duka secara langsung di tempat  kedukaan. Penyerahan dana duka dilakukan oleh Camat Tuminting Rivo Coloaij, di rumah kediaman Almarhuma Treysia Mandagi-Mailoor, di Kelurahan Tumumpa, Kecamatan Tuminting, Kamis 31 Oktober 2013. Dalam sambutannya, Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia ini mengatakan, semenjak ditetapkan dan diberlakukan semenjak 1 Oktober 2013, sudah hampir 300 warga yang meninggal. “Tercatat hingga kini sudah hampir 300 warga yang meninggal. Tujuan dana duka ini untuk memberikan keringanan kepada keluarga yang berduka. Misalnya untuk membeli perlengkapan peti atau kebutuhan lainnya berkaitan dengan kedukaan,” kata Walikota visioner ini. Pemberian bantuan sosial/santunan dana duka ini sendiri diberikan sebagai bentuk keprihatinan dan perhatian pemerintah kepada warga Manado yang tengah mengalami suasana duka. “Kami melihat keluarga berduka terkadang sulit untuk membiayai pemakaman, jadi tak salah jika kami ingin meringankan beban itu,” singkatnya.

Advertisement

Walikota low profile ini juga mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Almarhumah Treysia Mandagi-Mailoor. “Keyakinan kita bahwa inilah karya Tuhan yang terbesar yang terjadi ditengah-tengah keluarga. Atas nama pribadi dan keluarga serta jajaran Pemkot manado, saya menyampaikan ucapan turut berduka cita, harapan kami keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan pengharapan oleh Tuhan. Tapi kalau boleh mari kita bersyukur karena pernah dihadirkan orang yang luar biasa di berkati Tuhan ditengah keluarga. Tidak hanya dari segi usai yang telah mencapai 86 tahun tapi lewat almarhumah keluarga diberikan Tuhan 9 orang anak, 28 cucu, dan 43 cece ,” kata Walikota yang selalu dekat dengan rakyat ini.

Lebih lanjut dikatakan Walikota pilihan rakyat ini, setelah Universal Coverage dan santunan Dana Duka, yang masuk dalam 8 program Walikota Manado dan Wakil Walikota Manado, di tahun depan nanti masih ada satu program lagi yang akan coba direalisasikan. “Sampai saat ini sudah 7 progam yang terealisasi dan tinggal 1 lagi yang akan direalisasikan dari 8 janji kami saat mengikuti pemilukada lalu, yaitu tunjangan penghasilan untuk seluruh Pegawai negeri Sipil (PNS) di lingkup pemkot Manado. Karena memang komitmen kami adalah mengutamakan dulu kepentingan masyarakat terlebih dahului, barulah kemudian PNS dijajaran pemkot Manado,” pungkas Walikota. (*)

Advertisement