Mangindaan : Semua Pihak Satukan Visi Sambut KEK dan IHP

KUNJUNGAN: Menhub EE Mangindaan dan Dirjen Hubla diterima Walikota Bitung, Hanny Sondakh

BITUNGLINK – Senin 26/8 Bertempat Rumah Dinas Walikota Bitung Sondakh Terima Menteri Perhubunga RI Letjen (Purn) E.E Mangindaan bersama rombongan yang mengadakan Kunjungan Kerja di Kota Bitung.

Dalam kunjungan tersebut Mangindaan memberikan tambahan pemahaman terkait Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan International Hub Port (IHP) kepada Pemerintah Kota Bitung dan Instansi Vertikal dibawah Kementerian Perhubungan yang ada di Kota Bitung antara lain Pelindo IV Bitung, Terminal Petikemas Bitung dan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Bitung agar semuanya memahami peran masing-masing sehingga dalam perencanaan hal-hal teknis dalam mensukseskan KEK dan IHP dapat dilakukan dengan baik dan berorientasi kedepan.

Ia juga memimta agar Stakeholder di Kota Bitung samakan presepsi dan harus memiliki wawasan yang luas dalam menyambut KEK dan IHP dimana kota Bitung dianugerahi oleh Tuhan Yang Maha Esa memiliki lokasi yang sangat strategis yaitu berada dibibir pasifik serta memiliki Pelabuhan alam yang akan menjadi pintu gerbang Indonesia di Kawasan Pasifik.

Menteri menggambarkan peran  Kota Bitung sebagai jaring “Laba-laba” dimana akan menarik Daerah-daeerah sekitar khusnya kawasan Timur Indonesia untuk melakukan kegiatan Ekspor melalui Pelabuhan Bitung

Dalam kesempatan tersebut Menteri menyaksikan penandatangann MOU antara Pihak Pemerintah Kota Bitung dengan Pihak PT. Arta Samudera Pasifik terkait rencana pendirian Pabrik dilokasi KEK serta  MOU antara Pihak Pemintah Kota Bitung dengan Pihak PT. Pelindo IV Bitung dan Terminal Petikemas Bitung terkait pembangunan.

kedepan ada juga beberapa Perusahaan yang akan mengadakan MOU dengan pihak Pemerintah Kota Bitung terkait pendirian perusahaan dilokasi KEK

Selanjutnya menteri bersama rombongan melakukan kunjungan di Terminal Petikemas Bitung, Pelabuhan Nusantara Bitung, serta Pelabuhan Perikanan Bitung

Pelabuhan bitung akan dioptimalkan pembangunnya guna menunjang KEK apalagi pelabuhan Bitung telah ditetapkan sebagai IHP, pintu masuk perekonomian dikawasan timur Indonesia. Kementeruian Perhubungan mendorong anggaran Kurang lebi 2 teriliun Rupiah dan tahin sampai tahun 2013 telah dikucurkan sebanyak 317 milar lebih.

Mangindaan berharap pihak pelabuhan memperhatikan kedalaman pelabuhan agar bias disandari kapal Internasional

Menteri berterimakasih kepada Walikota Bitung serta Jajarannya yang telah memaparkan letak geografis kota Bitung yang cukup strategis menunjang perekonomian kawasan timur Indonesia dan diharapkan tujuan pemerinta Pusat menjadfikan Kota Bitung sebagai kawasan pelayanan tran[portasi barang dan jasa kawsan asia pasifik bisa terwujud.

Menurut mangindaan IHP akan membuka cakrawala baru Kota Bitung dan Sulut serta Indonesia timur pada umumnya terkait penciptaan peluang sebagai daerah dengan pendapatan Daerdah yang fantastis asalkan barang yang keluar dari Sulut lebih dominan disbanding alur barang masuk. Pemaparan geografis Kota Bitung disampaikan kepala bappeda DRs. Audi Pangemanan disaksikan menteri perhubungan Walikota Bitung, Wakil Walikota Bitung dan Jajaran pejabat esalon I Kementerian Perhubungan RI .

Mangindaan juga berharap proses pembebasan lahan Tol segera diselesaikan sehingga proyek tersebut segera terealisasi untuk menunjang program KEK Kota Bitung jika diftetapkan Pemerintah Pusat melalui Kepres.

Menteri setujuh dengan pembangunan Bitung Logistic Community  Colage (BLCC) sebagai pusat pengembangan SDM guna menunjang KEK , mangindaan berpesan, agar KEK jangan sampai lepas ke daerah lain karena sepengetahuannya banyak daerah yang berharap untuk bisa menjadi KEK .

SelaIN pemaparan kondisi Kota Bitung pihak kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Bitung juga memparkan kesiapan Pelabuhan Bitung menuju IHP dan KEK . (*/kattie)

 

Comments are closed.