Advertisement
Bitung

Keluarga Tinangon – Karisoh Salut Kinerja Polisi

BITUNGLINK – Kasus laporan penyerobotan tanah dari pihak Keluarga Tinangon – Karisoh dan PT MSM/TTN yang ditangani Polres Bitung, berlanjut pada proses pemeriksaan Keterangan Saksi.
Di  Unit V (Lima) yang dipimpin Kanit Ipda Bonde, dihadirkan pihak PT MSM/TTN yakni Yakob Tumundo dan beberapa stafnya, saksi masyarakat Yan Pangalilia, Ose Karundeng, Simon Item dan Dombo Lomboan, serta Recky Lomboan dari pihak keluarga.
Untuk sementara menurut Recky Lomboan, proses penanganan kasus ini (pemeriksaan keterangan saksi) selesai, dan tinggal pemanggilan dua (2) orang saksi lagi.”Masih ada dua saksi lagi yaitu Max Temur dan Irene Pesik serta ada yang marga Rumantir,”tutur Recky.
Menurut Recky Lomboan, tahap pemeriksaan Keterangan Saksi untuk hari ini (kemarin) sudah selesai dan pihaknya merasa nyaman dengan ungkapan Kasat Reskrim AKP Rivo Malonda SE.”Pak Bonde bilang dalam satu – dua hari akan ada pemberitahuan polisi ke pihak kami, dan Kasat bilang akan menjadi pihak penengah yang tidak berpihak ke pihak manapun,”kata Recky Lomboan lagi.
Ditempat terpisah, Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Rivo Malonda ketika dihubungi via ponselnya, membenarkan bahwa dirinya sudah menyuruh Kanit V untuk menyampaikan kepada Recky Lomboan tentang penanganan kasus tersebut.”Saya janjikan kepada Pak Recky bahwa usai proses ini saya akan mengupayakan pertemuan kedua belah pihak, untuk mencapai kesepakatan tidak saling merugikan satu sama lain,”ujar Malonda ramah.
Perwira yang pernah menjabat Sespri Kapolda Sulut tersebut (Rivo Malonda red-) juga mengatakan bahwa upaya seperti ini adalah salah satu tugas aparat.”Upaya ini merupakan tugas aparat didalam mengemban Program MAPALUS KAMTIBMAS,”pungkas perwira yang dikenal tegas namun dekat dengan wartawan itu.
Statement Kasat Reskrim AKP Rivo Malonda SE tersebut mendapat apresiasi positif dari LSM Aliansi Indonesia , Jefran Herrodes De’Jong “Mewakili keluarga untuk dua hari ini mereka bersedia menahan diri sampai proses penanganan polisi selesai dan ungkapan Kasat Reskrim ini saya nilai Kasat adalah aparat yang mengedepankan pelayanan publik selaku pengayom masyarakat yang profesional,”Jefran.
Untuk sementara waktu menunggu penyelesaian, Recky Lomboan meminta agar PT MSM/TTN tidak boleh melarang pihak keluarga yang masuk ke lahan mereka.”Sebagaimana PT MSM/TTN beraktifitas dan melalui lahan kami, saya minta saat kami hendak datang ke lahan kami, tidak di larang oleh PT MSM/TTN. Sebab jika dilarang, maka kami akan melarang juga PT MSM/TTN melalui lahan kami,”tandasnya.  (John/Katie)