Advertisement
Minut

TGR Dewan Ditunggu Kejari

DITUNGGU: Langkah TGR ditunggu pihak kejaksaan

MINUTLINK- Tunggakan Ganti Rugi (TGR) sebesar 633 Juta Rupiah terkait Dana Reses yang mendera pihak DPRD Minahasa Utara, menjadi pembicaraan santer dan pemberitaan hampir semua media masa.
Pasalnya untuk Dana Reses sebesar itu, menurut masyarakat nampaknya terlalu besar dan patut ditelusuri.”Kalau aparat berani, pasti semua hal yang berbau penyimpangan bisa di proses. Coba lihat 20 Anggota DPRD Bolmong Timur, saking sadar akan kelalaianny, mereka kompak hendak masuk penjara bersama,”tutur warga. 
Dari pergunjingan masyarakat Kabupaten Minahasa Utara,mencuat nama politisi Piet Luntungan BA, yang mana dari sekian anggota DPRD Minut, hanya Luntungan yang tidak kena TGR.”Om Piet itu susah tersandung TGR, soalnya dia kalau reses sering sendirian,”ujar Alfred Tirayoh warga Kauditan.
Ditempat terpisah, legislator Piet Luntungan BA ketika diminta tanggapan wajar  atau tidak bila rekan – rekannya di proses sesuai hukum, Luntungan enggan berkomentar lebih. Hanya saja dirinya sempat mengaku bahwa demi penegakan supremasi hukum di NKRI, sebaiknya aparat hukum bertindak tidak setengah – setengah hati.
“Oh itu memang sudah menjadi kewenangan aparat hukum dan kewajiban anggota dewan itu sendiri,”tutur Piet Luntungan sambil tertawa lebar.
Adapun Kajari Airmadidi Irvan Paham Samosir SH, MH ketika dimintai tanggapan tentang TGR tersebut, mengakui bahwa pihaknya telah menunggu sesuai prosedur yang berlaku.”Kan masih ada beberapa tahap sampai ke pemeriksaan, kami tinggal menunggu saja moment yang tepat,”ujar Kajari.
Menurut Samosir, pihaknya sedang merampungkan data untuk beberapa kasus.”Kami akan memprioritaskan kasus seperti kasus PNPM Likupang usai Lebaran nanti. Keberadaan tersangkanya sudah kami deteksi walau diluar Sulawesi Utara,”timpalnya.
Disentil tentang temuan terhadap Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (Kadis Capilduk), menurut Samosir, sebelum masuk ke tahap penyelidikan, Kadis Capilduk sudah mengembalikan uang 76 juta rupiah sesuai data yang kami rangkum, walaupun menurut audit BPK selisih uang sebesar 119 juta Rupiah,”pungkas Kajari.
Disamping itu Samosir juga menekankan bahwa pihaknya akan terus menuntaskan beberapa kasus yang masih ada dalam tahap penyidikan lainnya, bahkan yang sudah di tahap penyelidikan.”Menyusul nanti temuan Pasar Dimembe,”pungkas Kajari yang berharap peran serta wartawan mengingat personil-nya sangat kurang.  (John)