Kontu Tuding Ada Provokator di Bitung!

Erwin Kontu, SH

BITUNGLINK – Walikota Bitung, Hanny Sondakh menyatakan adanya aksi provokatif yang dihembuskan oknum-oknum tidak bertanggung jawab di Kota Bitung. Menyusul  beredarnya Black Berry Masangers dan Short Masage Service (BBM/SMS) soal mobilisasi masa yang akan masuk Kota Bitung dan sekitarnya untuk tujuan tertentu atau mengganggu stabilitas Hankam (Pertahanan Keamanan). Gilanya lagi, hal itu melibatkan tokoh – tokoh penting di Kota Bitung.

Pemerintah Kota (Pemko) Bitung, melalui Kabag Humas dan Protokoler Erwin Kontu SH, mengklaim bahwa BBM/SMS yang beredar itu hanya isu panas yang digelinding sejumlah pihak yang tidak bertanggung jawab.”Saya nyatakan bahwa informasi tersebut Tidak benar! BBM/ SMS yang beredar itu mengandung materi provokatif oleh segelintir oknum yang sengaja bertujuan merusak stabilitas Keamanan di Bumi Nyiur Melambai ini,” tegas alumnus Fakultas Hukum Unsrat itu.

Dia juga menegaskan, untuk menciptakan efek jera dan menghentikan pergerakan kelompok provokator itu, maka penyebar awal informasi lewat BBM/SMS itu akan di telusuri.”Saat ini Pemko dan jajaran TNI/Polri Kota Bitung sedang mengadakan penyelidikan, siapa sumber awal informasi itu, sebab BBM/SMS mengandung materi provokatif maka penyebar awal informasi ini akan diproses,” tandas dia.

Masih menurut Kontu, dirinya sangat menyesalkan dalam BBM/SMS mengatasnamakan  kelompok agama. “Kami berkeyakinan institusi dan kelompok manapun apalagi ‘pendoa’ tidak akan pernah menghakimi ataupun menyudutkan seseorang atau siapapun. Oleh karena itu BBM/SMS ini disebarkan oleh orang – orang yang tidak menginginkan Bitung dan SULUT aman,” tambahnya.

Di akhir penyampaiannya Kontu mengajak semua LSM dan Ormas yang ada, untuk bersinergi dengan pemerintah serta membantu meraup informasi bila ada hal – hal yang berbau rongrongan Hankamnas, segera berkordinasi dengan pemerintah. “NKRI dan Hankamnas adalah satu keutuhan yang harus kita jaga bersama – sama karena itu saudara – saudara yang menerima BBM/SMS seperti itu hendaknya tidak langsung percaya, apalagi terprovokasi serta menyebarkan kembali BBM/SMS tersebut. Atas nama Pemkot Bitung, saya ucapkan terimakasi atas perhatian dan kerjasamanya,” pungkasnya. (*)

Laporan: John Simbuang/Katerina Mailoa

Editor: Steven ‘Ephonk’ Supit

 

Comments are closed.