Advertisement
Berita Utama

PAMI Minta Aparat Seriusi Korupsi di Sulut

Rommy Rumengan

JAKARTALINK – Ketua Umum Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI), Romy Fredy Rumengan, meminta agar aparat hukum di Sulawesi Utara lebih menseriusi penanganan masalah korupsi. Saat bersua dengan wartawan media ini di bilangan Sarinah, Jakarta Pusat, Rumengan menandaskan sejumlah dugaan korupsi di wilayah hukum Sulut yang belum ditangani dengan serius. Selain hal itu, sejumlah indikasi lainnya yang menyeruak di kalangan masyarakat, dinilainya belum mendapatkan respon positif. “Sepanjang data yang berhasil kami inventarisir ada beberapa perkara yang masih belum terlihat kemajuan penanganannya,” kata Rumengan. Dia mencontohkan, dugaan korupsi Rp2,5 miliar dana pemberangkatan atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) Pekanbaru Riau tahun 2012 lalu. Sesuai hasil audit dari pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) terdapat adanya temuan penyimpangan. Bahkan selain itu, terdapat empat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terindikasi merugikan keuangan negara, akibat realisasi belanja barang pihak ketiga kepada masyarakat. “Temuan BPK RI , terjadi kecurangan dan pelanggaran terhadap ketentuan dana PON Riau. Dugaan korupsi yang paling menonjol terdapat pada Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Dinas Pendidikan serta Dinas Kehutanan. Selain beberapa hal di atas, Rumengan juga meminta agar aparat menelusuri penyaluran dana sertifikasi guru di Diknas Kota Manado. Menurut dia, terdapat sejumlah kejanggalan yang mestinya ditindaklanjuti oleh pihak penegak hukum. “Paling tidak ditelusuri dulu agar diketahui pasti ada atau tidaknya penyimpangan keuangannya,” tutup pria yang selalu tampil enerjik ini. (ephonk)