Berita Utama Hukum Mitra

Realisasi Fisik DAK Diknas Mitra 2012 tak Jelas

KORUP: Pembangunan semacam ini sangat berpotensi merugikan keuangan.

RATAHANLINK – Dugaan penyimpangan Dana Alokasi Khusus (DAK) Diknas Kabupaten Minahasa Tenggara tahun anggaran 2012, sedikit demi sedikit mulai terkuak.

Dari hasil penelusuran media ini, terdapat sejumlah sekolah penerima DAK yang kekurangan volume dalam realisasi fisiknya. “Contohnya SMP Ranoketang, mendapat dana rehab ringan. Ternyata hanya dikerjakan wc dan kamar mandi saja,” beber salah seorang warga Ranoketang.

Lain halnya dengan SD Inpres Ratahan. Sekolah tersebut baru saja direhab tahun 2010-2011. Anehnya, di tahun 2012 dikucurkan dana ratusan juta rupiah untuk RKB. Sedangkan contoh lainnya adalah SMP Muhamadiyah. Sekolah tersebut mendapat bantuan untuk proyek rehab ringan, ironisnya pekerjaan yang dilakukan hanya penggantian seng semata. “Makanya kami minta agar pihak penyidik segera turun lapangan dan menuntaskan masalah ini. Biarlah oknum yang bersalah mempertanggungjawakan perbuatannya,” kata Donny warga Molompar.

Sebelumnya pihak Kejaksaan Tinggi Sulut telah menyatakan kesiapannya untuk mengusut perkara ini. Bahkan aparat kejaksaan meminta kerja sama masyarakat untuk memberikan informasi dan bukti agar pengusutannya berjalan efektif.

(steven ray supit)