Bupati Talaud Dilapor Korup !

MANADOLINK –Oknum Bupati Talaud, CG alias Constan dilaporkan terlibat dugaan korupsi Proyek Bencana Alam Kabupaten Talaud tahun 2007 ke Kejaksaan Tinggi Sulut, siang tadi.

Laporan setebal tiga halaman beserta beberapa bukti dokumen kontrak paket pekerjaan, dibawa Ketua Tim Pencari Fakta Laskar merah Putih, Christian B Aesong. “Kami sudah secara resmi menyerahkan laporan beserta sejumlah alat bukti ke kejati,” jelas Aesong beberapa saat setelah melaporkan dugaan tindak pidana yang melibatkan orang nomor satu di Kabupaten Talaud.

Menariknya Aesong menyebut kalau terlapor merupakan aktor utama dalam kerugian negara berbandrol Rp 7 miliar. Sebagai landasan pijakan TPF Laskar Merah Putih, terlapor kala itu meegang jabatan sebagai Sekdakab Talaud dan juga merupakan Kuasa pengguna Anggaran (KPA). “Sudah ada putusan beberapa kontraktor beserta PPK proyek itu dan telah mempunyai putusan hokum tetap dari Mahkamah Agung RI,” papar dia.

Untuk hal itu, Aesong mempertanyakan tidak tersentuhnya oknum bupati tersebut. “Kenapa orang yang paling bertanggung jawab tidak diproses,” tanya Aesong.

Menurut Aesong, bentuk keterlibatan terlapor dalam hal menandatangani kontrak, Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK), Surat pernyataan pengajuan permintaan pembayaran, merekomendasi pencairan baik uang muka dan termin, menandatangani berita acara pembayaran dan menyetujui pembayaran dengan Surat Perintah Membayar (SPM).

Hal ini tambah dia membuktikan keterkaitannya akan dugaan penyelewengan dana bencana alam yang sebelumnya telah divonis terbukti unsur korupsi terhadap 15 rekanan proyek di Pengadilan Tipikor Manado. “Semua kan sudah jelas. Ada unsur kerugian negara pada kasus yang menyeret para kontraktor serta PPK,” kata dia.

Selain itu Aesong dengan gamblangnya mengaku memiliki sejumlah bukti pendukung untuk menyeret terlapor, termasuk gratifikasi. Menurut dia, bukti pendukung lain adalah pengakuan beberapa kontraktor yang menyerahkan sejumlah uang beserta beberapa barang lainnya. “Uang dan barang berbentuk minuman ringgan sudah diakui diserahkan kepada terlapor,” beber Aesong sembari mengaku kalau dirinya bakal mengawal masalah ini hingga Kejagung RI. (ira)

 

Comments are closed.