Advertisement
Advertisement
Berita Utama Life Style

Bong Chandra, Tinggalkan Kuliah Demi Jadi Miliuner

Advertisement
MILIUNER: Bong Chandra (Foto: VivaNews)

Usianya baru menginjak 25 tahun, tapi Bong Chandra sudah menjadi salah satu miliuner muda Indonesia. Ia memutuskan meninggalkan bangku kuliahnya dan menjadi pebisnis properti seperti saat ini.

Advertisement

Pria kelahiran 25 Oktober 1987 itu awalnya memilih tidak melanjutkan kuliahnya di Bina Nusantra dan membuka usaha event organizer. Pada usia 21 tahun, atau pertengahan 2009, Bong banting setir dari usaha event organizer dan beralih ke bisnis properti.

Dengan modal awal sebesar Rp500 juta per orang, Bong bersama dua temannya membeli tanah seluas lima hektar seharga Rp30 miliar di Ciledug. Modal Rp1,5 miliar digunakan sebagai tanda jadi pembelian tanah di Ciledug. Bong dan kedua temannya itu membeli tanah dengan cara mencicil dua tahun sambil mengembangkan tanah dengan membangun Ubud Village.

Dengan berbendara Trinity Property, Bong berhasil memasarkan 300 rumah dan 65 ruko di Ubud Village dengan berbagai cara marketing dalam setahun. Caranya antara lain mengkonsep perumahan berbeda, yaitu dengan nuansa Bali, dan membuat berbagai unit-unit ekslusif. Saat ini Ubud Village mempunyai nilai investasi sebesar Rp180 miliar.

“Cari nama untuk perumahan yang bagus dan memiliki konsep yang kuat. Setelah itu pecah jadi unit-unit kecil agar harganya bisa bersaing. Berikan program cicilan yang lebih panjang,” kata Bong membocorkan sedikit rahasia seperti dilansir VIVAnews.

Bong juga menulis buku berjudul “Unlimited Wealth dan The Science of Luck.” Selain itu Bong menjadi pembicara dalam seminar properti maupun motivasi. Berbagai perusahaan, termasuk perusahaan nomor 1 versi Fortune 500 tahun 2009 menggunakan jasanya sebagai motivator.

Saat ini Bong memimpin enam perusahaan. Ia tengah membangun hotel bintang lima di Jimbaran, Bali dengan nilai investasi Rp1 triliun. “Semua pencapaian dimulai dari nol bahkan utang. Ini membuktikan bahwa yang terpenting bukan siapa anda sekarang, tetapi ingin seperti apa anda besok,” katanya.(*)

Advertisement