Berita Utama Hukum

Aspidum : Ada Kesalahan JPU Pertama

KINERJA : Aparat kejaksaan kita harus dapat memperbaiki kinerja menuju arah lebih baik lagi

MANADOLINK – Ada hal menarik terlontar dari pihak Kejaksaan Tinggi Sulut saat menanggapi perkara Juan Pablo. Melalui Asisten Tindak Pidana Umum (aspidum) Kejati Sulut, Sumarjo, SH, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pertama kasus tersebut sudah mendapatkan sanksi. “Jaksanya sudah diberi sanksi,” tegas dia kepada manadolink.

Ditambahkan dia, hal tersebut merupakan kelalaian JPU Siahaya, hingga menimbulkan masalah pelimpahan tersebut.   Dia juga menyebut kalau jaksa tersebut adalah Sammy Siahaya SH, yang telah berpindah tugas ke Kejati Maluku Utara. “Kami sudah susul dengan surat agar pimpinan kejaksaan tempat jaksa (Sammy-red) bertugas menugaskannya menuntaskan masalah ini,” papar Sumarjo didampingi Kasie Penkum dan Humas, Steven Kamea SH serta sejumlah jaksa yang menangani perkara itu.

Anehnya, pejabat kejaksaan yang satu ini tidak merinci hukuman apa yang telah dijatuhi kepada Jaksa Sammy Siahaya. Pasalnya, Siahaya yang saat ini tetap menjabat sebagai pejabat eselon IV di Kejati Maluku Utara.

Sementara Sammy Siahaya ketika dihubungi via BBM miliknya tidak member jawaban. (ira)