Advertisement
Berita Utama Bitung

Keamanan Ketat, Penyeludup Cap Tikus Kewalahan

KETAT : Pengamanan terus diperketat

BITUNGLINK – Upaya pedagang minuman keras Cap Tikus antar pulau mulai keteteran. Pasalnya, keamanan lokasi Pelabuhan Samudera Bitung terus diperketat.

Seperti penuturan salah seorang pedagang antar pulau, sebut saja Nara. Wanita asal Kota Bitung ini mengeluhkan ketatnya pengamanan pelabuhan. Hingga barang dagannya kian sulit untuk dibawa ke wilayah Provinsi Papua. “Setiap hari so ada petugas di kapal,” tutur Nara. Belum lagi, pihak Marinir AL melakukan penjagaan langsung di atas kapal. “Marinir so jaga di kapal. Jadi sudah tidak bisa naikkan gelon cap tikus lagi,” terang dia.

Sementara salah seorang aktivis Kota Bitung, Jacky Tikoalu berpendapat, apa yang terjadi saat ini sudah semestinya dilakukan sejak dahulu. Karena menurut dia, penyelundupan Cap Tikus hanya menguntungkan segelintir orang. Bahkan saran dia, pedagang miras sebaiknya mengurus izin secara legal untuk minuman tradisional itu. “Sebaiknya diurus izin agar legal,” singkat dia.

Dengan demikian, semua pihak termasuk masyarakat Bitung dan Sulawesi Utara merasakan manfaatnya. “Kalau izin ada tentunya para pedagang telah membayar retribusi atau pun pajaknya. Dengan begitu masyarakat merasakan dampak dari pembayaran retribusi atau pajak,” kunci dia. (ira)