Advertisement
Berita Utama Manado

Anak Obesitas Apakah Menggemaskan atau Mencemaskan

Talkshow-Fakultas-Psikologi

Manado – Banyak orang tua yang senang jika anak yang gemuk karena alasan ‘lucu’ atau ‘menggemaskan untuk dicubit’. Benarkah anak yang gemuk itu sehat? Atau justru berbahaya? Apakah ada pengaruh antara Obesitas pada anak dengan intelegensia?

Hal inilah yang dibahas dalam dan tes intelegensia kepada pulahan anak usia sekolah dasar dengan topik “Anak Obesitas Apakah Mengemaskan Atau Mencemaskan” yang dilakukan oleh Fakultas Psikologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) Yayasan AZR Wenas bekerjasama dengan Prodia di Restaurant Wahaha Megamas Manado, Sabtu, (15/09/2012).

Ketua Himpunan Psikologi Indonesia wilayah Sulawesi Utara SPsi mengatakan pada kesempatan ini selain digelar talkshow, diadakan juga tes psikologi kepada anak usia sekolah dan pra sekolah, 3-11 tahun dilakukan oleh tim dari Fakultas Psikologi Yayasan Wenas seperti SPsi MPsi yang juga sebagai ketua tim, SPsi MSi, SPsi MKes, SPsi SH MH, Meike Rumbayan, S.Psi, dan , S.Psi. Dalam acara itu hadir pula pimpinan project acara , Amd Kep.

“Obesitas sangat mempengaruhi aktifitas dan kreatifitas anak menjadi menurun Kemudian dengan kelebihan berat badan cenderung akan malas, Ada beberapa penyebab Obesitas pada anak, pertama, karena orang tua yang bekerja memiliki lebih sedikit waktu dan energi untuk menyiapkan makanan, santapan cepat saji semakin lazim. Restoran cepat saji bermunculan di mana-mana, termasuk Kota Manado ini,” ujar Mawikere kepada BeritaManado.com.

Saat ditanya apa yang harus dilakukan orang tua terhadap masalah ini, menurut dia adalah memperbaiki pola makan dan olahraga, jadikan kebiasaan yang sehat sebagai hal wajib. Kebiasaan itu akan menjadi pola hidup bagi anak-anak yang akan terbawa hingga dewasa. Beli dan sajikan lebih banyak buah dan sayuran daripada makanan yang siap olah, katanya.